Cara Penggunaan Kata Maha yang Benar dan Perbedaan Kata Orangtua dan Orang tua




Maha yang berarti amat, sangat, dan juga teramat. Apabila kata maha sebagai unsur gabungan merujuk kepada Tuhan yang diikuti oleh kata berimbuhan, gabungan itu ditulis terpisah dan unsur-unsurnya dimulai dengan huruf kapital. Contoh:
1. Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Pengasih.
2. Aku berdoa kepada Tuhan Yang Maha Pengampun.

Apabila kata maha sebagai unsur gabungan merujuk kepada Tuhan dan diikuti oleh kata dasar, kecuali kata esa, gabungan itu ditulis serangkai. Contoh:
1. Tuhan Yang Mahakuasa menentukan jalan hidup kita.
2. Mudah-mudahan Tuhan Yang Maha Esa melindungi semua umat-Nya.

Intinya, apabila tidak diikuti kata imbuhan maka, ditulis serangkai. Contoh: Mahabijaksana, Mahatahu, Mahabesar, dan lain sebaginya. Kecuali, untuk kata Esa tetap dipisah. Jadi, Maha Esa, begitu. Sedangkan, apabila diikuti kata berimbuhan, ditulis terpisah. Contoh: Maha Pengasih, Maha Penyayang.

Jadi, rumusnya begini: maha + imbuhan= dipisah. Sedangkan maha + dasar= disambung, kecuali esa.




Sekarang mari kita bahas mengenai perbedaan kata orang tua dengan orangtua. Sebenarnya saya masih sering menjumpai penggunaan kata orangtua maupun orang tua yang salah. Seperti halnya kata di yang seharusnya dipisah malah digandeng dan sebaliknya. Begitupun dengan kata orangtua dan orang tua.

Apa sih perbedaannya orang tua dengan orangtua? Baik, coba simak penjelasan saya di bawah ini:

Orang tua yaitu artinya orang yang sudah berumur atau berusia senja. Misalnya:
1. Kasihan sekali orang tua itu karena sakit-sakitan. Maklum usianya sudah tua.
2. Kakeknya kini telah berusia 67 tahun.

Sedangkan orangtua yaitu adanya seorang ayah dan ibu. Misalnya:
1. Si Bagus dan Ayu sekarang sudah menjadi orangtua.
2. Angga sudah tidak memiliki orangtua.




Baik, cukup sampai di sini dulu. Semoga penjelasan saya di atas bisa dipahami.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Penggunaan Kata Maha yang Benar dan Perbedaan Kata Orangtua dan Orang tua"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.